(021) 22522161 - (021) 62304347

Raid Recovery


Data Recovery Untuk System Raid 0,1,5,6,10 dan Custom Raid dari Storage NAS, atau Server HP,DELL,IBM,Sun Micro system ,Dll

System RAID lebih sering digunakan didalam computer server. Raid system merupakan perangkat system yang highend dimana mengkombinasikan seluruh performance harddisk untuk mendapatkan system kecepatan tertinggi. System kombinasi tersebut bisa diatur oleh user ataupun dari vendor computer yang telah membuat system otomatis raid.

 

System raid pun tidak terlepas dari kerusakan. Kerusakan pada SYSTEM RAID pun bisa bermacam-macam. Ada yang kerusakan pada system RAID ERROR atau dari komponen harddisknya sendiri. Kerusakan-kerusakan tersebut bisa ditangani oleh GURUHDD Disk Recovery. Teknisi kami telah memiliki pengalaman didalam menangani SYSTEM RAID. Kami pun bisa cepat dalam menangani system raid dengan dukungan kerja sama dari customer dalam memberikan informasi mengenai kerusakan yang terjadi.

 

Dengan adanya tingkat pengalaman yang tinggi. Teknisi kami menangani tantangan dari scenario system raid yang dipakai. Kami bisa menangani semua type server, applikasi server, server jaringan, dan raid storage device.

 

Type configurasi raid yang umum dipakai

GURUHDD Disk Recovery mendukung semua type server dan system configurasi raid 0, raid 1, Raid 5 parity backward, parity forward dan dynamic, raid 6, raid 10 dan Custom Raid

 

RAID 0

RAID 0 mengunakan teknik stripping data dengan mengunakan multiple harddrive yang digabungkan menjadi sebuah storage dengan ukuran besar. Raid 0 memecahkan data dan aksess dalam bentuk parallel. Raid 0 membaca dan menulis lebih cepat dibandingkan dengan Non- raid. Proses pembentukan RAID 0 dibutuhkan minimal 2 harddrive.

Catatan: untuk mempermudah dan memperlancar proses recovery data dari Raid 0 diharapkan untuk membawa semua HDD yang terpasang baik rusak maupun yang tidak rusak.

 

RAID 1

Raid 1 atau lebih sering disebut mirroring yaitu system configurasi yang melakukan proses pengcopyan data dari harddisk satu ke hardisk laiinya. Jika ada 1 harddisk anda gagal atau rusak dalam mengoperasikan data. raid 1 menjamin tingkat intergritas data anda berada dalam keadaan bagus. Sytem raid 1 tidak seperti raid 0 yang membentuk satu ukuran besar, tetapi raid 1 hanya mengunakan sebagian ukuran atau 50 % dari total ukuran harddisk yang dimiliki. Proses pembentukan raid 1 juga membutuhkan minimal memiliki 2 harddisk.

 

RAID 5

Raid 5 mengunakan system perpaduan  yang paling bagus dalam membackup data anda yaitu kinerja dan kapasitas. Raid 5 tidak mengunakan semua harddisk didalam membangun suatu kapasitas besar. Raid 5 mengunakan 1 harddisk dari total harddisk yang akan di raid sebagai parity. Jadi intinya raid 5 mengunakan 2 harddisk dari 3 harddisk yang akan di raid. Data parity merupakan data cadangan yang dimana jika terjadi kerusakan pada 1 harddisk maka data parity dapat dipanggil untuk memenuhi integritas kapasitas tersebut. Proses pembentukan raid 5 minimal membutuhkan 3 harddisk.

Catatan : untuk mempermudah dan memperlancar proses recovery data dari Raid 5 diharapkan untuk membawa semua harddrive yang terpasang baik rusak maupun yang tidak rusak.

 

Kerusakan umum yang sering terjadi:

 Kerusakan Raid Controller

 Gagal Dalam Membangun Konfigurasi

 Kerusakan Stripping

 Kerusakan Pada Multiple drive ( berjalan secara offline )

 Raid Volume Corrupted

 Penambahan Kompenen HDD yang tidak kompetibel

 Konfliks pada Hardware

Software Corruption

Viruses Infection


Mendukung type Harddisk:

 IDE/ATA/SATA

SCSI/SAS

Fibre Channel

PCI/PCI-X/iSCSI/eSATA

USB/Firewire/Thunderbird

Micro SATA/ M2 NGFF/ M-SATA 

Raid Recovery