(021) 22522161 - (021) 62304347

Konsep Umum dan Cara Kerja Harddisk

05 Jan

Konsep Umum dan Cara Kerja Harddisk

Konsep Umum/ Cara kerja dari Harddisk.

 

Pada Umumnya suatu harddisk sama dengan alat elektronik pada umumnya. Cuma harddisk merupakan suatu alat perpaduan antara elektronik dan maknetis motor. Dimana komponennya di bagi dalam dua bagian ( luar dan dalam ). Bagian Luar yang keliatan adalah sebuah rangkaian PCB. Dan bagian dalam adalah suatu rangakain head dan motor yang mengerakkan piringan / platter.

Proses inisialisai pertama setelah harddisk di nyalakan adalah melakukan pembacaan pada ROM memory ( serial /Parallel ROM ). Rom berisi informasi yang dibutuhkan untuk proses insialisai ke bagian dalam harddisk. Informasi-informasi dari ROM berupa adaptive data maupun microjog adapative dibutuhkan sebagai parameter untuk menuju servo table pada piringan dimana merupakan posisi head pertama kali akan diarahkan kesana untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk proses inisialisasi. Proses inilah merupakan proses pembacan zona service area ( SA ) yang berisi firmware data. Setelah Firmware data berhasil dibaca.maka selesailah sudah harddisk ini melakukan inisialisasi . dan ID dari harddisk ini akan muncul di BIOS computer anda.

Proses diatas tentu berbeda dengan proses Booting. Proses Booting adalah suatu proses loading SYSTEM Operasi, baik itu Windows, MAC, LINUX, DOS, ataupun yang lainnya. Proses booting ini hampir sama untuk semua system Operasi. Yang jelas proses booting tidaklah merupakan suatu bagian dari teknologi harddisk. Booting lebih bersifat ke Logical bagaimana suatu harddisk dialokasi untuk dimanfaatkan pada suatu system tertentu, tentu saja kita bisa melakukan proses booting sesuai dengan keinginan kita, isejauh kita mengerti bagaimana melakukan coding cading yang akan digunakan untuk proses BOOTING.

Secara Umum proses Booting dimulai dengan proses pembacaan MBR ( Master Boot Record ). MBR berisi informasi awal untuk proses booting. Dalam hal ini akan di bicarakan untuk WINDOWS saja. Tetapi pada umumnya hampir sama., yang membedakan hanya codingnya saja.

Biasanya suatu MBR berada di posisi paling depan  yakni LBA 0 yang hanya menempati 512 byte. Prosesnya dimulai dengan mecari partisi yang bersifat bootable.

MBR

Kemudian prosesnya dilanjutkan dengan melompat ke Partisi bootable yakni BR ( Boot record ). Ketika sudah masuk ke BR, maka anda sudah memasukki proses Booting Windows.

BR

Setelah BR selesai dibaca akan dilanjutkan ke proses pembacaan File system.kalau NTFS yang dibaca adalah MFT dan kalau FAT yang dibaca adalah FAT Table dan seterusnya sampai prosesnya semuanya selesai.